Suara.com - Pascaerupsi Rabu (20/5/2015), Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Bandung menegaskan Gunung Lokon di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dinyatakan tertutup untuk pendakian.
"Hal ini juga terkait dengan status siaga pada level III yang masih disematkan dan belum diturunkan ke level di bawahnya," kata Pengamat Pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu di Kakaskasen Ferry, Kamis.
Dia menambahkan, walaupun frekuensi kegempaan masih tinggi, namun radius bahaya yang direkomendasikan masih sejauh 2,5 kilometer dari kawah Tompaluan, Gunung Lokon.
"Jadi tidak ada penambahan atau perluasan radius bahaya, masih sejauh 2,5 kilometer. Radius bahaya ini tidak boleh ada aktivitas warga termasuk pendakian," katanya.
Karena itu, warga diharapkan tidak menerobos masuk ke radius bahaya tersebut sebab berbahaya dan bisa menimbulkan korban jiwa apabila terjadi letusan tiba-tiba.
"Dari sisi kegempaan masih di atas normal, aktivitas vulkaniknya masih tinggi. Tolong dipatuhi radius bahaya yang direkomendasikan. Apalagi pada saat erupsi kemarin terjadi lontaran material batu hingga dua kilometer," ujarnya.
Gunung Lokon kembali meletus pada sore kemarin dengan ketinggian debu letusan 1.500 meter dan jatuh ke arah barat laut hingga utara.
Ini adalah letusan kedua setelah jeda beberapa bulan usai letusan pada September tahun 2014 lalu. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat
-
Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut
-
Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?
-
8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar
-
3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI
-
Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026