Suara.com - Polda Metro Jaya merespons maraknya penjualan obat aborsi melalui internet, khususnya media sosial.
"Kita akan tangani. Tanpa ada laporan dan korban dulu, kita bisa bergerak," kata Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Purbaya kepada Suara.com. "Kita akan berupaya lakukan pencegahan."
Salah satu promosi dan penjualan obat penggugur kandungan yang sekarang menjadi sorotan ialah yang dilakukan lewat akun Twitter @obataborsi. Di profil akun tersebut tertulis: "Saya tawarkan obat aborsi aman dan ampuh 089501238931/ 089602686664 pin:2A58EBDB obataborsiindonesia.tk"
Polda Metro Jaya, kata Purbaya, akan berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menangani kasus penjualan obat aborsi di internet.
"Sekarang ini ada fenomena di internet. Kita bersanding dengan BPOM sebagai ujung tombaknya, karena mereka yang punya kewenangan keluarkan izin (obat). Kemudian, Puskominfo yang punya tugas di bidang cyber," kata Purbaya.
Purbaya mengatakan nanti akan dicek apakah penjual obat memiliki izin dan apakah obatnya legal atau ilegal.
Jam 14.15 WIB tadi, Suara.com berusaha mengontak dua nomor telepon yang dicantumkan akun Twitter @obataborsi, namun nomornya pun sudah tidak aktif seiring dengan dihapusnya akun tersebut oleh pemiliknya.
Menurut pengamatan Suara.com, online shop yang menawarkan obat aborsi jumlahnya tidak sedikit, di antaranya jualobataborsi*****.com, obataborsi****.biz, obatpenggugur*****.org
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya
-
Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun
-
Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!
-
Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?
-
Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat
-
Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan
-
Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay
-
Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun
-
Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza
-
Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026