Suara.com - Anggota Komisi Hukum DPR tak mempermasalahkan ada anggota tim pansel KPK yang rangkap jabatan.
Anggota Fraksi Demokrat Didik Mukriyanto menyebut, tak ada masalah dengan rangkap jabatan, termasuk soal Harkristuti Harkrisnowo yang juga menjabat sebagai ketua tim pansel Komisi Yudisial.
"Positioning Harkristuti adalah bagian dari pemerintah, Menkumham. Dan, ini baru kerja. Harapan kami dengan beban kerja, yang hadir dalam dua pansel yang bersamaan, maka kita harap kinerja beliau tegak lurus dan all out," kata Didik dihubungi, Jakarta, Jumat (22/5/2015).
Senada dengan Didik, Anggota Komisi III Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menilai, hal itu tidak masalah. Yang terpenting, sambungnya, Harkristuti bisa bekerja dengan baik.
"Itu kan perwakilan pemerintah, nggak apa-apa. Karena penugasannya itu kan ada yang dari unsur masyarakat, ada yang dari pemerintah. Jadi nggak ada masalah," ujar Masinton.
Saat ini ada dua orang dalam tim pansel KPK yang rangkap jabatan, yakni Destry Damayanti dan Harkristuti Harkrisnowo.
Destry saat ini diketahui juga masih menjadi staf ahli Menteri Negara BUMN Rini Soemarno. Sementara Harkristuti, selain menjadi ketua pansel KY juga sebagai dirjen di Kemenkumham.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru