Suara.com - Sebuah wabah aneh melanda 9 negara bagian di Amerika Serikat. Sudah ada 53 orang yang menjadi korban.
Wabah itu bernama salmonella. Salmonella merupakan sebuah bakteri yang terdapat dalam tuna mentah. Pejabat kesehatan setemat mengatakan wabah itu ppaling banyak ada di California dengan jumlah korban 31 orang. Negara lain yang menjadi korban adalah Arizona, Illinois, Mississippi, New Mexico, South Dakota, Virginia, Washington dan Wisconsin.
Ke-53 korban itu tidak meninggal. Mereka dirawat di rumah sakit. Pejabat federal AS menyatakan wabah bakteri itu belum diketahui kemunculannya. Namun sebagian besar korban mengatakan merasa diare dan pusing setelah beberapa lama memakan sushi tuna mentah. Mereka juga mengalami diare dan kram perut.
"Pada saat ini, merek umum atau pemasok tuna mentah belum diidentifikasi," kata pejabat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, seperti dilansir USAtoday, Jumat (22/5/2015).
Para pejabat kesehatan di AS menyerukan anak-anak, perempuan hamil dan orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah dilarang makan tuna atau juga ikan mentah.
"Ini adalah pengingat yang baik untuk California. Karena kadang-kadang ada risiko ketika makan mentah atau daging, ikan, unggas kurang matang," kata Karen Smith, direktur Departemen Kesehatan Masyarakat California.
Sementara seperti dilansir CNN, wabah salmonella mulai muncul pada Maret 2015. Wabah itu sudah mulai bereaksi setelah 12 sampai 72 jam orang memakan tuna mentah. Sementara demam dan deare melanda selama 7 hari.
Hanya saja masyarakat tidak perlu khawatir. Karena ada obat untuk penyakit ini. Dokter menggunakan antibiotik untuk mengobati infeksi dan juga biasanya menyediakan perawatan pendukung dengan oralit untuk diare. (CNN/usatoday)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan