Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja mengatakan Pemerintah Jakarta berencana membangun panti jompo di Ciangir, Tangerang.
Panti jompo tersebut, kata Ahok, akan dibangun setara dengan villa. Dengan demikian, para manula yang nanti tinggal di sana betah.
"Saya mau bangun panti jompo di Ciangir (Tangerang), seperti villa-villa, ada taman ada kebun. Saya ingin orang tua yang merasa lebih baik tinggal di panti asuhan, nanti kita urus," kata Ahok di rumah susun sederhana sewa Pinus Elok, Jakarta Timur, Minggu (24/5/2015).
Ahok mengatakan sewaktu di gereja baru-baru ini, ia telah mendiskusikan soal itu dengan istri, Veronica Tan.
Panti jompo akan sangat membantu orang tua, terutama yang berasal dari keluarga miskin dan tinggal di perkampungan kumuh.
"Kalau ada orangtua tidak mampu gimana? Saya habis diskusi sama istri saya tadi di gereja. Orang tua yang sudah (tidak diperhatikan keluarganya) ibu ini dikirim ke panti jompo. (Tapi ) saya gak berharap begitu. Tapi di DKI mungkin tinggal di sana bisa bahagia. Soalnya kalau tinggal di gang sempit itu, bising dan tidurnya bergiliran," kata Ahok.
Panti jompo yang akan dibangun nanti, katanya, akan dibuat senyaman mungkin untuk penghuni. Dengan demikian, para manula betah.
"Itu mungkin orangtuanya cocok tinggal di panti, tapi bukan kayak penjara," katanya.
Ahok berkomitmen untuk selalu membantu masyarakat miskin Jakarta.
"Orang minta pulsa Rp50 ribu saja saya tolak mentah-mentah. Tapi kalau orang lapor, orang tua anda butuh kursi roda dan ijazah anak nyangkut (ditahan sekolah) selama saya ada uang, saya keluarkan," ujar Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan
-
Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat