Suara.com - Kepala Kepolisian Sektor Tambora Komisaris Polisi Wirdhanto Hadiwicaksono mengatakan motif tawuran di Jalan KH. Moch. Mansyur, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (31/5/2015) sekitar pukul 04.30 WIB tadi, yang mengakibatkan pelajar SMA bernama Roni (17) dan Alamsyah (17) tewas, murni kenakalan remaja.
"Ini murni kenakalan remaja. Ada yang nongkrong, mainin gas motor, adu mulut dan tawuran," kata Wirdhanto kepada suara.com.
Kendati demikian, polisi tetap mendalami kasus ini, mengingat aksi tawuran di Tambora tak hanya sekali ini terjadi.
Hingga sore ini, polisi belum berhasil menangkap pembacok Roni dan Alamsyah. Tapi, polisi sudah mengenali identitas mereka.
“Pelaku sedang kita dalami, pelaku sudah kita kenali,” kata dia.
Tawuran tersebut terjadi antara remaja Tambora dengan gabungan remaja dari kawasan Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.
Sebelum meregang nyawa, kedua remaja sempat dibawa ke RSCM. Roni luka parah di bagian perut, sedangkan Alamsyah luka di bagian pinggang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026