Suara.com - Fraksi Golkar DPR, Kamis (4/6/2015), syukuran atas putusan sela Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara. Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie diundang menjadi pengarah.
Usai syukuran, ia mengatakan ada beberapa arahan yang harus dilakukan fraksinya.
"Pascaputusan sela Jakarta utara dan PTUN, kita bicara keprihatinan terhadap suasana bangsa dan negara," kata Aburizal di DPR.
Itu sebabnya, kata Aburizal, Fraksi Golkar harus bisa membantu menyelesaikan berbagai masalah dengan cara mendesak pemerintah membentuk crisis center, terutama menjelang bulan Ramadan.
"Selaku ketua Partai Golkar, kami sampaikan adalah meminta pemerintah segera membuat sebuah crisis center untuk menghadapi krisis yang akan dihadapi Indonesia. Bisa diketuai oleh orang kepercayaan presiden dan wapres untuk mengkoordinasikan kegiatan atau kebijakan yang akan diambil. Ini untuk mensinkronkan kebijakan dari pemerintah sehingga kebijakan itu satu tujuan," ujarnya.
Selain itu, dia juga meminta supaya Fraksi Golkar konsen dengan masalah politik dan olahraga. Apalagi, saat ini persepakbolaan Indonesia tengah mendapati masalah besar yaitu FIFA memberikan sanksi pada PSSI untuk tidak boleh berkancah di tingkat internasional.
"Sepak bola merupakan hiburan utama masyarakat kita. Hal itu yang saya sampaikan kepada pemimpin fraksi untuk diselesaikan," kata dia.
Disinggung soal pilkada yang tinggal beberapa bulan lagi, sementara Golkar masih ada masalah internal, Aburizal mengatakan tidak ada masalah. Golkar tetap bisa mengikuti pilkada.
"Yang jadi masalah adalah keadaan negara ini," katanya.
Tag
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?