Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie, menyayangkan sikap pemerintah yang dia nilai tidak mengindahkan hasil putusan pengadilan terhadap kisruh dualisme kepemimpinan Golkar. Padahal, menurutnya, putusan pengadilan sama tingginya dengan UU.
"Sayangnya keputusan pengadilan yang kekuatannya sama dengan undang-undang, tidak diindahkan oleh pihak lain, seolah Indonesia bukan negara hukum. Negara di bawah kekuasaan politik," kata Aburizal saat memberikan sambutan dalam acara syukuran ulang tahun ke 13 Kesatuan Perempuan Partai Golkar di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2015).
Itu sebabnya, Aburizal dan teman-temannya akan menyelesaikan kisruh Golkar melalui jalur hukum.
"Kita selalu gunakan jalur hukum untuk menentukan siapa yang benar dan siapa yang salah. Kita percaya kebenaran akan tiba. Kita berharap pemerintah menghargai putusan pengadilan, yang sama kedudukannya dengan undang-undang, tapi kita akan hadapi terus," katanya.
Dia berharap agar pemerintah dan pihak-pihak lainnya mengerti hukum sehingga setelah ada putusan Pengadilan Tata Usaha Negara tidak melakukan banding.
"Keputusan sela gak bisa dibanding, artinya harus mulai berjalan dan dipatuhi masyarakat kita, instansi pemerintah, dan masyarakat parpol," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Arkadia Digital Media akan Gelar Seminar Nasional Profesionalisme Penegakan Hukum dan Iklim Usaha
-
Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace
-
Sempat Picu Korban Jiwa, Polisi Catat 1.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta Mulai Diperbaiki
-
Jelang Hadapi Saksi, Nadiem Makarim Mengaku Masih Harus Jalani Tindakan Medis
-
Propam Pastikan Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Pedagang Es Gabus, Aiptu Ikhwan Tetap Jalani Pembinaan
-
Singgung Alasan Medis Nadiem Makarim, Pengacara Minta Penahanan Dibantarkan
-
Israel Kembali Serang Gaza, Komisi I DPR Minta RI Lebih Aktif Tekan Institusi Internasional
-
Febri Diansyah: Dialog Publik soal Fakta Sidang Bukan Obstruction of Justice
-
Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak
-
Pengamat: Pernyataan Menhan Soal Direksi Himbara Di Luar Kapasitas