Suara.com - Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Nugroho mengatakan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, berpesan agar pernikahan tetap digelar dalam nuansa yang sederhana.
"Mas Gibran akhirnya mau resepsi karena didesak terus sama Bapak. Bagaimanapun memang harus resepsi karena menyadari tamu-tamu dari pihak Bapak kan harus diakomodasi juga tapi dibungkusnya tetap sederhana," kata Anggit di Solo, Jateng, Rabu (10/6/2015) malam.
Karena tak ingin pernikahan terkesan berlebihan, Gibran bahkan sempat menolak rencana diadakan arak-arakan sebelum akad nikah.
"Gibran tidak mau naik kereta seperti yang diminta Bapak. Keretanya mirip andong gitu. Itu punya sendiri. Akhirnya, nanti dia akan jalan kaki dari kediaman ke Graha Saba, kira-kira jaraknya 200 meter-an," katanya.
Untuk rencana ngunduh mantu, katanya, Gibran belum menyatakan bersedia.
"Bapak maunya begitu (ada ngunduh mantu) tapi kan semua harus minta persetujuan pengantin, kan Bapak kalau mengambil keputusan selalu meminta persetujuan pengantin," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat