Suara.com - Pilkada DKI Jakarta tahun 2014 lalu memberikan banyak kenangan bagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Waktu itu, Ahok maju menjadi wakil wakil gubernur mendampingi Joko Widodo sebagai gubernur.
Sampai sekarang, Ahok masih ingat pengalaman yang terjadi pada masa itu. Ia menceritakan pengalamannya di depan peserta Seminar Pasis Sespimma Polri dengan topik Revolusi Mental Dalam Meningkatkan Karakter SDM Polri, Kamis (11/6/2015).
"Ada ibu-ibu saya kasih kartu nama bilang begini: apa-apaan itu emang voucher? kartu nama doang aja," ujar Ahok.
Ahok menambahkan masyarakat sekarang sudah melek politik. Mereka menilai politik tak jauh-jauh dari bagi-bagi uang dan sembako untuk menarik dukungan.
Tapi, kata Ahok, dia dan Jokowi dulu tidak mempraktikkan money politics.
"Saya kampanye ini (bagi kartu nama). Jangan pikir kami datang kasih kesehatan, kasih sembako. Kalau saya gak jadi pun kamu punya temen (saya), anda sms (butuh menebus ijazah atau keluarga ada yang ditahan di rumah sakit) pasti saya bales," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Perkuat Stabilitas Indo-Pasifik, Prabowo dan PM Albanese Resmi Teken Traktat Keamanan Bersama
-
Update Terbaru: Ini Daftar Rumah Sakit yang Menampung 40 Korban Luka Akibat Gempa Pacitan di DIY
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol