Ada-ada saja ulah yang dilakukan tetangga Presiden Joko Widodo untuk dapat melihat dari dekat acara resepsi pernikahan Gibran Rakabuming dengan Selvi Ananda yang tengah berlangsung di Gedung Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah, Kamis (11/6/2015).
Seperti yang dilakukan Jinutiani (37), tetangga belakang rumah Jokowi, ia nekat mengelabui petugas pengamanan yang mencegat saat hendak keluar gang menuju gedung.
"Tadi pagi sempat dilarang ke sini. Pas mau nyebrang ditanya pak polisi. Saya jawab mau ke gedung untuk cuci piring. Pas ditanya id-nya mana saya jawab ketinggalan," tuturnya.
Jinutiani mengatakan nekat mengelabui petugas karena ingin melihat langsung suasana resepsi. Meski akhirnya ia pun hanya bisa melihat dari luar bersama awak media.
"Ya pengen lihat to. Wong ya tetangga dan juga tidak dapat undangan. Pengen lihat seperti apa," imbuhnya.
Hal senada juga diutarakan Tata (60). Ia mengaku ingin menunggu di luar dan melihat seperti apa suasana resepsi tetangganya yang merupakan orang nomor satu di Indonesia.
"Ke sini sama cucu, mau nunggu sampai selesai. Ini bawa makanan sama minum sendiri buat dimakan sambil nunggu," ujarnya. (Wijayanti Putri)
Berita Terkait
-
Usai Antarkan Tamu Nikahan Gibran-Selvi, Tukang Becak Meninggal
-
Pernikahan Gibran-Selvi Bikin Sebagian Supir Taksi di Solo Rugi
-
Jadi Saksi Nikah Gibran-Selvi Ananda, Ini Persiapan Ketua RT
-
Akad Nikah Gibran dan Selvi Ananda Hanya Akan Dihadiri 150 Orang
-
Nikahi Selvi Ananda, Ini Suvenir Gibran Buat Tamu Undangan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat