Suara.com - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPTPPA) Kota Denpasar, Bali menduga ada orang yang menjadi eksekutor Angeline. Identitas terduga eksekutor Angeline itu telah diserahkan ke polisi, Sabtu (13/6/2015) siang.
Juru Bicara PPTPPA Kota Denpasar, Siti Sapurah menyebutkan bahwa ciri-ciri yang diduga menjadi eksekutor anak kelas II SD itu berkulit hitam, dan memiliki tato.
"Dia berkulit gelap dan bertato," katanya kepada wartawan di Mapolresta Denpasar, Sabtu (13/06/2015).
Dia memperkirakan umur terduga eksekutor Angeline itu sekitar 35 tahun. Perempuan yang akrab dipanggil Ipung ini menjelaskan bahwa setiap hari lelaki bertato itu selalu ada di rumah Margaret Christina Megawe (Margaret) ibu angkat Angeline di Jalan Sedap Malam, Denpasar.
Ipung tak tahu persis apakah orang itu juga tinggal serumah dengan ibu angkat Angeline.
Dia juga menduga bahwa lelaki bertato inilah yang memperkenalkan Agus kepada Margaret. Ipung mengaku lupa di mana jelasnya letak tato tersebut.
"Saya lupa tatonya di mana,"jelasnya.
Hingga saat ini Polresta Denpasar masih menetapkan satu tersangka kasus terbunuhnya Angeline, yaitu Agus mantan pembantu ibu angkat korban. (Luh Wahyanti)
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung