Suara.com - Polda Bali rupanya tak main-main mengincar Margriet Christina Megawe alias Margaret, atas dugaan pembunuhan terhadap anak angkatnya Engeline Margriet Megawe (Angeline).
Penyidik kembali mencari dan mengumpulkan barang bukti berupa sendal Margaret yang diduga bisa menjadi petunjuk kasus pembunuhan Angeline.
Sendal itu diambil dari sebuah rumah peristirahatan milik Yvone, kakak angkat Angeline, di Villa Milik Yvonne di Canggu, Kuta, Badung.
Hal tersebut diakui Posko Simbolon salah satu tim kuasa hukum Margaret.
"Ya kemarin ada pengambilan barang bukti berupa sandal, di rumah Yvonne yang ada di Canggu," terangnya, saat dihubungi melalui telepon, Denpasar, Rabu malam (24/6/2015).
Posko sendiri tak menjelaskan detil, apakah barang bukti itu disita juga untuk kasus penelantaran.
"Saya tidak tahu persis barang bukti berupa sandal itu dijadikan barang bukti pembunuhan atau kasus penelantaran anak,"pungkasnya.
Hingga kini kepolisian sudah banyak menyita bukti dari rumah Jalan Sedap Malam, Sanur, Denpasar, salah satunya adalah sarung bantal yang terdapat bercak darah dari kamar Margaret.
Seperti diberitakan, penyidik saat ini baru menetapkan seorang tersangka kasus pembunuhan Angeline, yakni Agustinus Tai Hamdani, bekas pekerja rumah tangga Margaret.
Sementara Margaret masih ditetapkan sebagai tersangka kasus penelantaran anak. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau
-
Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi
-
Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?
-
Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!
-
Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik
-
China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik
-
Rincian Aset Bandar Koko Erwin Senilai Rp15,3 M Disita Polisi: Gudang, Toko dan Deretan Mobil Hiace
-
Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni
-
Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis