Suara.com - Departemen Perhubungan dan PT. Angkasa Pura II minta maaf atas dampak yang dirasakan masyarakat akibat kebakaran di JW Sky Lounge, Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Minggu (5/7/2015) pagi. Kebakaran tersebut telah mengganggu kenyamanan mulai dari proses check in hingga penundaan penerbangan.
"Atas kejadian ini, Persero Angka Pura mohon maaf dan akibat dari kejadian ini sehingga menyebabkan para penumpang, khususnya pengguna jasa Garuda Indonesia, terganggu," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Suprasetyo dalam konferensi pers di Terminal 2F.
Setelah terjadi kebakaran tadi, pintu 3 Terminal 2E ditutup dan tidak beroperasi untuk sementara waktu. Sementara ini, petugas hanya membuka pintu 1, 2, dan 4.
"Penumpang dapat melakukan proses check in lewat pintu 1, 2 Terminal 2E untuk keberangkatan tujuan internasional. Sedangkan untuk keberangkatan tujuan domestik di pintu 4," kata Agus.
Agus berharap penundaan penerbangan tak berlangsung lama, ia berharap maksimal hanya tiga jam saja.
Informasi penundaan penerbangan membuat sebagian calon penumpang cemas. Seperti Evy, calon penumpang Garuda Indonesia yang akan berangkat ke Palangkaraya sekitar jam 15.00 WIB.
Ketika ditemui Suara.com jam 13.00 WIB, mengatakan belum mendapatkan pemberitahuan dari informasi dari petugas.
Evy tidak ingin delay berkepanjangan seperti yang terjadi beberapa bulan lalu terulang lagi hari ini.
"Sudah pasti khawatir tidak bisa check in, in saja antrean padat sekali," kata dia..
Evy tidak ingin penerbangannya sore ini tertunda sampai besok. (Kurniawan Mas'ud)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total