Suara.com - Kawanan penjambret mulai beraksi di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat hingga dua orang karyawati salah satu perusahaan menjadi korbannya saat dijambret di kawasan Kampung Pasar.
"Kami sudah menerima laporan dari kedua korban yakni Derisma (28) dan Erin Anggraeni (25) yang menjadi korban penjambretan di Kampung Pasar RT 01/03, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dan anggota kami sudah melakukan penyelidikan dan pengejaran," kata Kapolsek Cibadak, Kompol Undang Deddy di Sukabumi, Senin.
Kejadian penjambretan ini berawal saat kedua korban yang berboncengan di sepeda motor Honda Vario F 5455 VG dipepet oleh sepeda motor berpenumpang dua orang yang langsung menjambret tas korban yang berisi uang tunai Rp3 juta, kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan satu unit handphone.
Korban dan tukang ojek yang melihat kejadian itu mencoba mengejar penjambret itu namun sayang laju kendaraan penjambret lebih cepat dan hilang di keramaian lalu lintas. Korban yang masih trauma langsung melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian Polsek Cibadak. Akibat ulah penjambret keduanya sempat terjatuh dari motornya dan mengalami lecet-lecet di beberapa bagian tubuhnya.
"Saya berencana mau ke Kota Sukabumi, tiba-tiba saat di Karang Tengah saya dipepet oleh dua orang yang menggunakan satu motor dan mengambil paksa tas saya. Bahkan, kami sempat terjatuh dari motor saat penjambret itu merampas tas dari genggaman saya," kata Erin.
Berita Terkait
-
Ironi Jakarta: WNA Jerman Dijambret di Tengah Status Kota Teraman ASEAN
-
Akal-akalan Penyamun di Jakbar: Jambret Nenek hingga Pingsan, Kabur Lalu Balik Lagi Jadi Penolong
-
Berapa Tahun Penjara Kasus Jambret? Hati-hati Bisa Pidana Mati
-
Bagaimana Cara Melawan Jambret?
-
Heroik! Mahasiswi Jogja Nekat Tabrak Penjambret, Polisi Jamin Korban Tak Dipidana
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat