- Polisi menangkap seorang penjambret ponsel milik wisatawan Prancis di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat, pada Selasa (7/7/2026).
- Pelaku nekat melakukan aksi kriminal tersebut karena ingin menjual ponsel curian untuk membeli narkotika jenis sabu-sabu.
- Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa ponsel milik korban dan menahan pelaku di Mapolsek Metro Tamansari untuk penyidikan.
Suara.com - Polisi meringkus seorang bandit jalanan, usai menjambret ponsel milik wisatawan asal Prancis di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat. Aksi nekat itu dilakukan karena pelaku ingin membeli narkoba jenis sabu.
Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Bobby M. Zulfikar mengatakan, pelaku ditangkap tak lama setelah beraksi. Diduga pelaku masih mencari mangsa dengan berputar menggunakan sepeda motor.
Usai dijambret, korban langsung melaporkan hal ini kepada petugas yang berada di Pos Polisi Pinangsia. Personel langsung bergerak melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
"Pelaku berhasil kami amankan pada hari yang sama di kawasan Kota Tua. Dari hasil pendalaman sementara, ada dugaan pelaku masih berupaya mencari korban lainnya," kata Bobby, kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).
Saat diciduk, telepon genggam milik korban masih berada dalam penguasaan pelaku. Polisi kemudian langsung mengembalikan barang bukti tersebut kepada pemiliknya.
Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan penjambretan. Rencananya, hasil kejahatan bakal digunakan pelaku untuk membeli narkotika jenis sabu.
“Hasil tes urine menunjukkan pelaku positif mengonsumsi narkotika jenis sabu. Kepada penyidik, pelaku mengaku berniat menjual telepon genggam hasil kejahatannya untuk membeli sabu,” jelas Bobby.
Saat ini pelaku telah mendekam di Mapolsek Metro Tamansari guna menjalani proses penyidikan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Baca Juga: Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!
Berita Terkait
-
Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!
-
Menyusuri Al Balad, Kota Tua Jeddah yang Menyimpan Jejak Peradaban Berabad-Abad
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!
-
Novel Misteri Kota Tua, Petualangan Beno Menyusuri Sejarah Kota Tangerang
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut