Suara.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya mengerahkan 16 ambulans guna membantu proses evakuasi korban kebakaran PT Mandom Cibitung menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
"Dari total 38 korban luka bakar yang dirawat di RS Hermina, sebanyak 21 di antaranya kita bantu evakuasi ke RSCM karena luka bakarnya sampai di atas 70 persen," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian di Bekasi, Jumat (10/7/2015).
Menurut dia, bantuan ambulans kepolisian dikerahkan karena pihak RS Hermina Grand Wisata Tambun mengalami keterbatasan.
"Ambulans yang dimiliki Hermina hanya dua unit, jadi kita bantu tambah sembilan ambulans dari Polda Metro Jaya dan sisanya dari Polres Bekasi dan Pemkab Bekasi. Total 16 ambulans," katanya.
Dikatakan Tito, 21 korban luka tersebut seluruhnya dalam kondisi kritis sehingga dirujuk oleh tim medis Hermina ke RSCM yang memiliki fasilitas perawatan lebih lengkap.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 51 karyawan PT Mandom di kawasan industri MM2100 Cibitung, Kabupaten Bekasi, menjadi korban kebakaran yang berlangsung pada pukul 09.30 WIB.
Korban luka dievakuasi ke tiga rumah sakit berbeda yakni RS Hermina Grand Wisata Tambun sebanyak 38 orang, RS Mita Bekasi Timur sebanyak delapan orang, dan RS Permata Bekasi sebanyak lima orang.
Kasus kebakaran itu hingga kini masih didalami oleh pihak kepolisian untuk mengungkap pemicunya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!