Suara.com - Polisi menduga pelaku penculikan Cintya Hermawan alias Tia (6), bocah yang dilaporkan diculik di PGC pada Sabtu (18/7/2015), berjumlah lebih dari satu orang. Hal itu diketahui dari keterangan Tia kepada Polisi.
"Selama dua hari ini, anak itu, pengakuannya di dalam ruangan bersama dua orang," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Umar Faruq, di Mapolres Jakarta Timur, Selasa (21/7/2015).
Berdasarkan keterangan ini, polisi akan melakukan penyelidikan. Saat ini, Tia juga sudah diberikan perawatan trauma healing untuk psikisnya. Trauma healing ini dilakukan supaya tidak ada ketakutan yang tertinggal pada kejiwaan sang bocah.
"Saat ini Tia juga sudah diberikan bantuan psikologis," kata Faruq.
Atas peristiwa ini, Faruq menambahkan, akan menyangkakan pelaku dengan pasal 37 UU nomor 35/2014 tentang Perlindungan anak yang ancamannya 15 tahun penjara dan denda Rp500 juta atau pasal 328 KUHP tentang penculikan yang ancamannya 12 tahun penjara.
"Pidananya 328 KUHP junto pasal 37 UU Perlindungan anak nomor 35 tahun 2014," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Sejumlah Pesawat Tempur AS Jatuh di Kuwait
-
Kisah Memilukan Zahra, Cucu Ali Khamenei Berusia 14 Bulan Ikut Tewas dalam Serangan Udara
-
Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei
-
Iran Tegaskan Tak Akan Bernegosiasi dengan AS
-
Polri Petakan Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 dalam 2 Gelombang, Ini Detailnya
-
Kesaksian Didik Suhardi: Dicopot Nadiem Makarim dari Sekjen Tanpa Catatan Kesalahan
-
Trump Targetkan Perang Iran Selesai dalam 4 Minggu, Gunakan Model Venezuela Gulingkan Rezim
-
MUI Desak RI Keluar dari Board of Peace, Ahmad Muzani Bocorkan Sikap Prabowo
-
Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
-
Anthropic Tolak Proyek AI Militer AS hingga Bikin Trump Murka, OpenAI Langsung Ambil Alih