Suara.com - Polri belum mendapat surat balasan dari TNI terkait permintaan kepada Kopassus agar Brigade Mobil atau Brimob mendapat latihan kualifikasi Raider.
"Belum ada jawaban resmi, disetujui atau tidak kami belum tahu," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Suharsono di Mabes Polri, Selasa (28/7/2015).
Menurut Suharsono permintaan latihan kualifikasi Raider bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Brimob, terutama dalam operasi pengejaran pelaku kejahatan sampai di hutan-hutan.
"Kalau tidak dilatih, tidak bisa survive," ujarnya.
Dia membantah peningkatan kemampuan Brimob bermotif untuk menyaingi TNI, apalagi kerab terjadi bentrok fisik antara anggota Polri dan TNI di sejumlah daerah.
"Bukan untuk menyaingi kekuatan TNI," kata dia. "Itu untuk latihan bersama. Tapi, hanya sebagian saja yang ditransfer kepada Polri."
Tag
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
Terkini
-
Horor Sahur di Bekasi: Perampokan Maut di Jatibening, Suami Tewas dan Istri Kritis
-
Arab Saudi Cegat Drone di Dekat Pangkalan Udara Prince Sultan Air Base
-
Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran: Pelanggaran Berat Hukum Internasional
-
Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah
-
Pemkot Jakbar Segel Lapangan Padel di Kembangan yang Beroperasi Tanpa Izin Lengkap
-
Kuwait Tembak Jatuh 3 Pesawat Tempur F-15 Amerika Serikat
-
Wilayah Udara Timur Tengah Ditutup, Ditjen Imigrasi Berlakukan Izin Tinggal Terpaksa untuk WNA
-
Alarm Merah! 75 Ribu Pelajar di Bandung Terindikasi Gangguan Mental
-
Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi, Harap Negara Sahabat Kutuk Serangan AS
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker