Suara.com - Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan 100 tahun Mathla'aul Anwar sekaligus muktamar ke-19 di Alun-alun Pandeglang, Banten, Sabtu (8/8/2015). Acara yang bertemakan "100 tahun Mathla'ul Anwar Mencerdaskan Indonesia," diikuti oleh 500 persatuan perwakilan Mathla'aul Anwar dari 30 provinsi di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, presiden didampingi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Plt. Gubernur Banten Rano Karno. Hadir pula dalam kesempatan tersebut adalah Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Kepala BIN Sutiyoso, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Dewan Penasehat Mathla'ul Anwar, Wiranto.
Organisasi Mathla'ul Anwar didirikan pada 10 Juli 1916 oleh KH E Mohammad Yasin, KH Tb Mohammad Sholeh, dan KH Mas Abdurrahman di daerah Menes, Pandeglang, Banten.
Mathla'ul Anwar didirikan empat tahun setelah berdirinya Muhammadiyah pada 18 November 1912 di Kauman Yogyakarta oleh KH Ahmad Dahlan dan 10 tahun lebih awal dibanding Nahdlatul Ulama (NU).
Kini organisasi Islam yang didirikan satu abad yang lalu itu kini sudah memiliki perwakilan di 24 provinsi dan akan terus mengembangkan sayapnya ke beberapa provinsi lainnya seperti Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Gorontalo, dan di seluruh Papua.
Mathlaul Anwar selama ini mengelola ratusan lembaga pendidikan dari tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi yaitu Universitas Mathlaul Anwar (UNMA) yang terletak di bagian barat Kota Pandeglang, tepatnya di daerah Cikaliung, Pandeglang, Banten. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI