Suara.com - Para pedagang di Pasar Gembrong berharap kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama agar dapat membubarkan organisasi masyarakat yang selalu berbuat onar.
"Buat Pak Gubernur, udahlah bubarin aja ormas yang buat rusuh begitu. Bikin hidup nggak tenang, buat resah," kata seorang warga bernama Lukman kepada Suara.com di Pasar Gembrong, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2015).
Tuntutan warga terkait dengan aksi penyerangan anggota Forum Betawi Rempug kepada warga di Pasar Gembrong akhir pekan lalu sehingga mengakibatkan sejumlah orang terluka.
Menurut Lukman keberadaan ormas selama ini tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat. Apalagi, ormas yang mengatasnamakan suku atau agama tertentu.
"Nggak ada positif-positifnya ormas kayak gitu. Apalagi bawa nama suku apa agama, kalau buat onar kayak kemarin kan kasihan sukunya. Jadi jelek namanya, padahal ya nggak semuanya di ormas itu dari suku yang sama," kata dia.
Menurut Lukman ormas seharusnya berguna bagi masyarakat sekitar.
"Ya kalau mau buat ormas atau perkumpulan, ya buatlah dengan tujuan baik. Isi dengan kegiatan baik, bakti sosial atau bantu masyarakat kalau lagi ada musibah. Jangan kayak kemarin, orang lagi dagang malah dipukulin," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT