Suara.com - Dua buah foto yang memperlihatkan hiu macan raksasa berukuran panjang enam meter beredar di jejaring sosial Facebook. Si pengunggah foto mengklaim hiu macan tersebut ditangkap di perairan Pantai Seven Mile, Lennox Head, New South Wales bagian utara, salah satu spot olah raga selancar paling terkenal di Australia.
Foto-foto tersebut memperlihatkan hiu raksasa di atas sebuah kapal nelayan. Geoff Brooks, sang pengunggah foto, mengatakan, hiu itu ditangkap pekan lalu.
Kendati demikian, Brooks tidak tahu apakah hiu tersebut sengaja dibunuh atau tak sengaja tersangkut jala yang ditebar nelayan di kawasan tersebut. Sementara itu, harian Northern Star menyebut, ada seorang nelayan bernama Matthew yang mengaku menarik hiu itu dari perairan Tweed beberapa waktu lalu. Matthew bahkan mengaku menyimpan gigi-gigi si hiu sebagai cenderamata.
Matthew menyebutkan, awalnya ia melihat seekor hiu martil yang berukuran agak kecil. Tapi tiba-tiba si hiu macan raksasa muncul dan memakan hiu martil itu.
Norther Star melansir, hiu macan raksasa itu dijual ke pasar ikan. Satu-satunya bukti keberadaan hiu tersebut adalah gigi-giginya yang kini berada di tangan Matthew.
Ada sejumlah laporan yang menyebut, bangkai hiu tersebut diserahkan pada Organisasi Sains dan Riset Australia (CSIRO). Namun, juru bicara CSIRO membantah laporan tersebut.
"Kami sudah melihat fotonya tapi kami belum dapat informasi bahwa bangkainya sudah diserahkan atau di mana hiu itu ditangkap," kata juru bicara CSIRO.
Baru-baru ini, serangan hiu kian kerap terjadi di kawasan tersebut, membuat pengelola jasa wisata sepi pengunjung. Ada dugaan, warga nekat terjun dan melakukan perburuan hiu. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
-
Shark Bait: Liburan Musim Panas Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV
-
Militer Iran: Tentara Amerika Serikat Bakal Jadi Makanan Hiu di Teluk Persia
-
Eksplorasi Ekologi dan Nasib Hiu di Papua Nugini dalam The Shark Caller
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
47 Meters Down: Uncaged, Melawan Labirin Maya dan Hiu Buta, Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT