-
Militer Iran mengancam akan memusnahkan pasukan Amerika Serikat jika nekat melakukan invasi darat.
-
Letnan Kolonel Zolfaqari menyebut rencana serangan darat Donald Trump hanyalah sebuah khayalan belaka.
-
Iran telah menyiagakan pasukan di Selat Hormuz untuk membalas agresi militer Amerika Serikat.
Suara.com - Perang di kawasan Timur Tengah mencapai titik didih menyusul ancaman serius dari angkatan bersenjata Iran.
Pihak Teheran menegaskan bahwa setiap upaya serangan darat oleh Amerika Serikat hanya akan memicu bencana besar.
Militer Iran bahkan menyamakan kehadiran tentara Amerika sebagai santapan bagi predator di perairan strategis mereka.
“Pasukan Amerika akan menjadi makanan lezat bagi hiu-hiu Teluk Persia,” ungkap perwakilan militer Iran dalam pernyataan resminya.
Peringatan ini menjadi sinyal kuat bahwa kesiagaan personel di perbatasan sudah mencapai level tertinggi sekarang.
Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia menyatakan kesiapan penuh untuk merespons segala bentuk provokasi dari Washington.
Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari menegaskan bahwa pihaknya saat ini sedang mengawasi setiap pergerakan musuh secara detail.
Dirinya menyebutkan bahwa militer Iran kini sedang melakukan proses kalkulasi waktu untuk menghancurkan kekuatan lawan.
“Militer Iran menghitung mundur saat-saat untuk pemusnahan pasukan AS jika ada serangan darat atau upaya pendudukan yang diluncurkan,” tegasnya.
Baca Juga: Tak Ada 'Hilal' Perang AS - Israel vs Iran Berakhir
Pernyataan ini muncul sebagai respons langsung atas retorika yang kerap dilontarkan oleh pemimpin Amerika Serikat.
Pemerintah Iran menilai ambisi untuk menguasai wilayah kedaulatan mereka merupakan sebuah kekeliruan logika yang besar.
Zolfaqari merujuk pada ancaman yang berulang kali disampaikan terkait pengambilalihan beberapa pulau di wilayah perairan Teluk.
“Trump… telah berulang kali mengancam Iran dengan operasi darat dan pendudukan beberapa pulau di Teluk Persia,” katanya.
Ia juga menambahkan dengan nada menyindir bahwa rencana agresi tersebut sebenarnya tidak lebih dari sekadar khayalan belaka.
Iran mengklaim telah menyiapkan skenario terburuk bagi setiap penjajah yang mencoba menginjakkan kaki di tanah mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia