Suara.com - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan meluruskan pernyataan sesama kolega Pimpinan DPR Fahri Hamzah yang menyebutkan ada anggota DPR yang sedikit blo’on (bodoh) dan butuh bantuan staf.
"Ini itu mas Fahri sahabat saya, kita ingatkan bahwa seluruh anggota DPR cerdas semua," kata Taufik di DPR, Jakarta, Kamis (20/8/2015).
Dia mengatakan, saat sebelum dilantik menjadi anggota DPR, semua anggota harus lulus tes, baik kesehatan, kecerdasan dan kejiwaan. Sehingga, menurut Taufik, tidak ada anggota DPR yang blo’on.
"Semua lolos tes, jadi tidak ada yang blo’on," ujar Politisi PAN ini.
Meski demikian, menurutnya hal ini tidak perlu dibawa ke ranah etik dengan membawanya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Namun, bila ada yang melaporkannya ke MKD, menurutnya tidak juga menjadi masalah.
"Itu mungkin karena terlalu semangat saja," kata dia.
Seperti diberitakan, Fahri dalam sebuah pernyataan di depan media mengungkapkan banyak anggota DPR yang dipilih rakyat bukan karena cerdas, tapi disukai rakyat. Karenanya, dia menyebut anggota DPR yang 'rada bloon' itu butuh bantuan dari stafnya yang tidak sedikit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara