Suara.com - Warga Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, merasa nyaman dengan lingkungan Rusunawa Jatinegara Barat yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Saya merasa nyaman dengan yang sekarang, karena bersih dan tidak bau, soalnya di tempat sebelumnya bau banget mas," kata Toyib, warga yang sebelumnya 55 tahun tinggal di Kampung Pulo, Jum'at (21/8/2015).
Selain lingkungan bersih, fasilitas di rusunawa juga lebih baik dibandingkan di pemukiman Kampung Pulo.
Toyib berharap keadaan seperti sekarang terus dipertahankan. Ia berharap ada petugas yang selalu mengontrol lingkungan rusun.
Ia juga ingin agar penghuni rusunawa benar-benar warga pindahan dari pemukiman kumuh Kampung Pulo.
"Karena jangan sampai orang-orang yang mampu ekonominya, apalagi yang punya mobil mewah, karena kan sudah banyak rusun yang penghuninya justru orang-orang yang punya mobil," Toyib menambahkan.
Petugas Rusunawa Jatinegara Barat memberi waktu selama tujuh hari atau hingga Rabu (26/8/2015) kepada warga Kampung Pulo untuk mengambil kunci rumah.
"Kami membuka pelayanan dari pagi pukul delapan, dan tutup pelayanan tergantung dari pimpinan saja, walaupun jam kerja cuma sampai jam empat," kata petugas layanan pengambilan kunci Rusunawa Jatinegara Barat, Dwi Harsanto.
Mereka dapat mengambil kunci setelah mengikuti undian pengambilan. Warga hanya menunjukkan nomor undian untuk mendapatkan kunci tersebut.
Sejauh ini, kata Dwi Harsanto, warga Kampung Pulo yang sudah mengambil kunci rusunawa sebanyak 342 kepala keluarga.
Hari ini, petugas menyelenggarakan undian lagi, dari jam 08.00 WIB hingga jam 11.00 WIB tadi, diikuti oleh 437 kepala keluarga.
Tapi, dari jumlah tersebut, baru 27 kepala keluarnya yang sudah mengambil kunci rusun. (Nur Habibie)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup