Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah dilaporkan ke KPK terkait dugaan korupsi jual beli tanah RS Sumber Waras pada APBD tahun anggaran 2014 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Adapun orang yang melaporkan Ahok bernama Amir Hamzah yang mengaku sebagai pengamat perkotaan dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW).
Amir yang ditemui di gedung DPRD Jakarta, Jumat kemarin (21/8/2015), oleh suara.com enggan menyebutkan identitasnya secara detil. Kendati demikian Amir sering terlihat wara-wiri di DPRD Jakarta.
“Nggak usah, bilang aja dari warga yang laporin,” kata Amir Hamzah.
Dia juga membantah saat didesak kalau laporannya ke KPK mendapat dukungan dari DPRD Jakarta yang kerap berseberangan dengan Ahok.
Amir hanya mau bercerita soal tuduhan korupsi dan proses pelaporan ke KPK beberapa waktu lalu.
Dia meneceritakan ada pejabat di lembaga antirasuah yang menanyakan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Amir mengaku mempunyai LHP BPK namun tidak dibawa sekaligus merujuk pada UU No. 15 tahun 2004 yang berbunyi pemeriksaan pertanggungjawabkan keuangan negara itu menyatakan bahwa apabila BPK melakukan pemeriksan terdapat pelanggaran pidana maka BPK yang melaporkan ke penagak hukum seperti ke KPK, Kepolisian dan Kejaksaan.
"Tapi kalau Anda belum punya, besok saya antar," kata Amir menirukan perbincangannya dengan salah satu pejabat KPK.
Amir menuding kalau Ahok telah merugikan negara sebesar Rp191 miliar karena proses jual beli yang dianggap cacat itu.
Sementara Ahok sendiri kepada wartawan menganggap enteng laporan kepada KPK tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat