Suara.com - Hati-hati, penipu berada di sekitar Anda. Modus operandinya bermacam-macam. Salah satunya dengan cara mempengaruhi korban lewat jaringan telepon. Ibu rumah tangga bernama Ros, warga Manggarai, Jakarta Selatan, baru saja menjadi korban.
Menurut keterangan anak Ros, Atmaja, kasus ini bermula saat orangtuanya hendak menjual mobil. Kemarin, Senin (24/8/2015), orangtua Atmaja menerima telepon dari seorang lelaki yang mengaku berminat untuk membeli mobil tersebut.
"Waktu itu, pembeli bilang mau transfer ke rekening BCA nyokap sebesar Rp20 juta," kata Atmaja kepada Suara.com.
Tak lama kemudian, Ros mengecek uang yang katanya baru ditransfer lelaki tersebut di ATM Pasaraya, Manggarai. Tapi, ternyata uang yang disebutkan tadi belum masuk ke rekening.
"Dan pembeli itu ngarahin nyokap gue agar dicek lagi," kata Atmaja.
Pada saat bersamaan, orang tak dikenal itu memberikan nomor rekening kepada Ros bernomor 0394541586 atas nama BPK Adam Mulu. Setengah sadar, pada jam 18.11 WIB, Ros pun menuruti permintaan pelaku.
"Nyokap seperti kehipnosis, bukannya ngelihat transferan lagi, malah nyokap yang nransfer ke orang itu Rp3 juta. Pelaku ngakunya transfer ke BCA dan gak tahunya lari ke rekening BNI," kata Atmaja.
Setelah menransfer uang, pelaku tak bisa dihubungi lagi. Ros pun tersadar telah menjadi korban penipuan.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke kantor polisi terdekat, tetapi oleh petugas, korban diarahkan melapor ke Polda Metro Jaya.
Tag
Berita Terkait
-
Hipnosis atau Manipulasi? Simak Faktanya di Buku Hypnotherapy Mastery
-
5 Fakta Pegawai Toko di Malang Gagal Kena Gendam WNA karena Tak Bisa Bahasa Inggris
-
Warga Malang Selamat Gegara Tak Bisa Bahasa Inggris, Bagaimana Cara Kerja Gendam?
-
Uang Sejuta Lenyap Tanpa Terasa, Saat Diperiksa CCTV Kasir Minimarket Ternyata Kena Gendam Pria Tak Dikenal
-
Heboh Video Penangkapan Dua Pria Diduga Pelaku Gendam
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan