Suara.com - Fraksi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat di DPR mengucapkan selamat datang kepada PAN yang hari ini mengumumkan bergabung dengan koalisi partai politik pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Kita ucapkan salut dan selamat datang kepada saudaraku dari PAN, Nasdem tentu menyambut baik dengan tangan terbuka dengan saudara kami dari PAN, semoga dengan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan, kita akan bahu membahu membangun Indonesia," kata anggota Komisi III dari Fraksi Nasdem Patrice Rio Capella.
Sebelum menyatakan bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat, PAN merupakan anggota Koalisi Merah Putih di Pilpres 2014. Ketika itu PAN mengusung pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menjadi calon presiden dan calon wakil presiden.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Nasdem berharap Fraksi PAN bisa memperkuat kebersamaan di DPR.
Anggota Fraksi PPP Arsul Sani menambahkan bergabungnya PAN akan membuat daya tawar Koalisi Indonesia Hebat di Parlemen menguat.
"Dari sisi kebijakan pemerintah, maka tentu bergabungnya PAN sebagai partai pendukung pemerintah akan membuat posisi pemerintah di parlemen menjadi lebih kuat, karena secara fraksional maupun keanggotaan, yang menjadi pendukung pemerintah lebih banyak atau mayoritas," ujarnya.
Anggota Fraksi PKB Daniel Johan senang PAN akhirnya bergabung.
"Welcome sahabat PAN. Kita berharap akan memperkuat dukungan politik pemerintahan. Kita berharap agenda-agenda kerakyatan semakin mudah," katanya.
Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Bambang Wuryanto gembira dengan keputusan PAN.
"Kalau memang benar, itu sangat bagus. Dengan demikian situasi politik jadi nyaman, kuat dan pemerintah menjadi stabil. Dukungan di parlemen menjadi mayoritas dan stabilitas politik bisa membuat pemerintah membuat kebijakan lebih kuat dan baik," kata Bambang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK