Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyampaikan, pertemuan pimpinan DPR dengan calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump lebih banyak membahas mengenai investasi yang dijalankan Trump di Indonesia.
"Bicara tentang ekonomi dan investasi Trump di Indonesia. Tentu kita sangat hargai pengusaha yang mau investasi dalam situasi ekonomi seperti sekarang," kata Fadli kepada wartawan melalui pesan singkat," Jumat (4/9/2015).
Menurutnya, investasi Donald Trump di Indonesia berada di daerah kawasan Jawa Barat dan Bali.
"Trump ada dua project di Indonesia, di Bali dan Jawa Barat kerjasama dengan swasta nasional," kata Fadli.
Terlebih, politikus Partai Gerindra ini menganggap Trump merupakan pengusaha brilian. Menurutnya, banyak juga dari para pengusaha Indonesia yang sudah bekerjasama dengan Trump.
"Menurut saya, Trump adalah pengusaha sukses yang punya visi. Meski sekarang dianggap kontroversial terutama soal imigrasi ilegal dan perbatasan, namun ia membuktikan sebagai pengusaha sukses," katanya.
Selain membicarakan soal investasi, Trump juga mengajak rombongan delegasi dari DPR saat melakukan konferensi pers. Dikatakan Fadli, Trump juga memperkenalkan Ketua DPR RI Setya Novanto kepada media.
"Setelah sekitar 30 menit sambil santai makan-makan dan foto, diajak turun melihat konferensi persnya di lobi di gedung yang sama. Jadi itu acara konferensi pers yang menjelaskan soal imigrasi dan lain-lain. Di konferensi pers itu Trump memperkenalkan Ketua DPR. Itu improvisasi saja," kata Fadli.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?