Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono enggan mengomentari terlalu jauh situasi politik terkini usai menghadiri acara HUT Partai Demokrat ke 14 yang digelar di gedung DPR, Rabu (9/9/2015).
"Saya mantan Presiden tidak mau menanggapi keadaan politik hari ini yang membuat gaduh," kata Yudhoyono.
Ketika dimintai tanggapan atas kinerja Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo, secara diplomatis dia mengatakan upaya yang harus dikedepankan adalah pembenahan secara menyeluruh agar situasi politik dan ekonomi tetap berjalan baik.
"Saya tidak mau kritisi (terlalu jauh) pemerintah ini," katanya.
Dalam pidato tadi, Yudhoyono meminta seluruh anggota Fraksi Demokrat di DPR mendukung pemerintahan Presiden Jokowi dalam mengatasi gejolak ekonomi yang saat ini melanda Indonesia.
"Demokrat, terutama fraksi DPR untuk bantu pemerintah dan Presiden dan menteri untuk keluarkan solusi bantu ekonomi kita," kata Yudhoyono.
Yudhoyono juga meminta kader Demokrat di seluruh Indonesia turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi dalam menguatkan ekonomi masyarakat.
"Dari kepala daerahnya atau jajaran kita yang bersama-sama dengan rakyat setiap hari bantu. Cegah gelombang PHK yang tidak perlu. Ikut stabilkan harga," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara