Mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/7). [suara.com/Oke Atmaja]
Sekretaris Daerah Kota Makassar Ibrahim Saleh menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (17/9/2015). Dia hendak menjenguk mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin yang ditahan dalam kasus proyek PDAM Makassar.
"Kami berikan spirit, kesabaran, harus tegar, berikan spirit, supaya bisa berbesar hati," kata Ibrahim di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Dia mengaku sudah kenal lama dengan Ilham Arief sejak keduanya masih aktif di DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia, Sulawesi Selatan. Di mata Ibrahim, Ilham merupakan sosok yang ramah dan mudah bergaul. Ibrahim kaget begitu tahu Ilham dijerat kasus oleh lembaga antikorupsi.
"Dulu beliau ketua, saya sekretaris umumnya," kata dia.
Mantan politisi partai Demokrat tersebut dijerat kasus dugaan korupsi proyek kerjasama rehabilitasi dan transfer kelola air di PDAM Makassar tahun 2006-2012. Dia sempat lepas dari status tersangka setelah menang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 12 Mei 2015.
Pengadilan mengabulkan gugatan Ilham lantaran KPK dianggap tak cukup bukti dalam menetapkannya sebagai tersangka. Lembaga antikorupsi kemudian menetapkan Ilham menjadi tersangka dengan menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) baru pada 10 Juni 2015.
Dia sempat kembali mengajukan praperadilan, tapi ditolak hakim pada 9 Juli. Dia ditahan KPK setelah diperiksa penyidik pada 10 Juli.
Dalam kasus ini, Ilham Arief disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
"Kami berikan spirit, kesabaran, harus tegar, berikan spirit, supaya bisa berbesar hati," kata Ibrahim di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Dia mengaku sudah kenal lama dengan Ilham Arief sejak keduanya masih aktif di DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia, Sulawesi Selatan. Di mata Ibrahim, Ilham merupakan sosok yang ramah dan mudah bergaul. Ibrahim kaget begitu tahu Ilham dijerat kasus oleh lembaga antikorupsi.
"Dulu beliau ketua, saya sekretaris umumnya," kata dia.
Mantan politisi partai Demokrat tersebut dijerat kasus dugaan korupsi proyek kerjasama rehabilitasi dan transfer kelola air di PDAM Makassar tahun 2006-2012. Dia sempat lepas dari status tersangka setelah menang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 12 Mei 2015.
Pengadilan mengabulkan gugatan Ilham lantaran KPK dianggap tak cukup bukti dalam menetapkannya sebagai tersangka. Lembaga antikorupsi kemudian menetapkan Ilham menjadi tersangka dengan menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) baru pada 10 Juni 2015.
Dia sempat kembali mengajukan praperadilan, tapi ditolak hakim pada 9 Juli. Dia ditahan KPK setelah diperiksa penyidik pada 10 Juli.
Dalam kasus ini, Ilham Arief disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Komentar
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Skandal Seks Menyimpang Pelatih Basket Putri Terbongkar, Dicerai Suami Hingga Dilaporkan ke Polisi
-
Petaka Ban Bocor di Cengkareng: Sopir Boks Ditebas Celurit Begal Bermodus Tanya Alamat
-
Cerita Wamenkes Dante Hadapi Pasien yang Sebut Vaksin Hanya Akal-akalan Pemerintah
-
5 Fakta Menarik Seputar Usulan Purbaya soal Selat Malaka yang Bakal Dikenakan Tarif
-
Konflik Selat Hormuz Berlanjut, Iran Tegaskan Gencatan Senjata Tidak Berlaku Selama Ada Blokade AS
-
Hakim Percepat Sidang Kasus Chromebook, Nadiem Makarim Hanya Diberi 3 Hari Hadirkan Saksi
-
Siapa Paolo Zampolli? Utusan Khusus Trump yang Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Longsor Intai Jakarta, BPBD DKI Petakan 9 Kecamatan Rawan
-
7 Fakta di Balik Kisah Haru Guru Honorer Azis: Viral karena Gowes 10 Km Tiap Hari
-
Mengapa Parpol Takut Jabatan Ketum Dibatasi? Pengamat: Tanda Takut Kehilangan Kendali Republik