Suara.com - Politikus Senior Partai Golkar, Akbar Tandjung melihat sosok pengacara senior Adnan Buyung Nasution sebagai pribadi yang kritis saat menjadi aktivis. Dia sudah lama kenal Adnan Buyung sejak gerakan mahasiswa.
"Beliau aktif di gerakan-gerakan seperti Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia. Beliau juga punya semangat juang yang tinggi, dan sejak dulu peduli akan Hak Asasi Manusia (HAM)," kata Akbar di rumah duka Jalan Poncol Lestari 7, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2015).
Adnan, dia anggap sebagai aktivis yang revolusioner dan berani menghadapi ancaman penguasa. Makanya mantan Ketua DPR ini mengaku sangat kehilangan sosok Adnan.
"Orangnya amat kritis, punya sikap berani dalam menyampaikan pendapat, termasuk orang yang punya kekuasaan," katanya.
"Kita kehilangan orang yang punya sikap keras," tambah Akbar.
Adnan Buyung Nasution meninggal di usia 81 akibat gagal ginjal dan jantung. Jenazah rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakanan Tanah Kusir besok pagi setelah shalat Idul Adha.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
Terkini
-
Tak Bisa Lagi Jor-joran di Tengah Efisiensi , FKY 2026 Andalkan Kekuatan Komunitas Seni
-
7 Tahun Persija Tak Jamu Persib di Jakarta, Shin Tae-yong Kaget: Kok Bisa?
-
Lawan Stigma, Jersey Anyar Persebaya Surabaya Dihiasi Kecupan Bibir
-
Harga Bitcoin Anjlok, Investor Institusi Justru Nyerok USD 3,8 Miliar
-
Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, 3 di Antaranya Pegawai BUMN
-
Berapa Lama Nasi Boleh Dipanaskan di Rice Cooker? Ini 8 Tips agar Tidak Cepat Basi
-
KRL Bogor Dipangkas Lagi, 17 Perjalanan Dibatalkan Sementara
-
Kabar Terakhir 5 Jurnalis Sebelum Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau
-
432 Atlet Tim Indonesia Dapat Suntikan Semangat Baru Jelang Asian Games 2026 di Jepang
-
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, DPRD Solo Kembalikan Anggaran BTT Jadi Rp7,5 Miliar