Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto rencananya akan datang melayat pengacara senior Adnan Buyung Nasution di rumah duka, di Jalan Poncol Lestari Nomor 7, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Namun belum diketahui jam berapa bekas rival Presiden Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2014 itu akan datang.
"Insya Allah datang, jam berapanya kurang faham. Tapi beliau (Prabowo) ada di Indonesia," kata Ahmad Muzani, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra saat ditemui di rumah duka.
Muzani menuturkan, Prabowo memiliki hubungan baik dengan almarhum semasa hidup hidupnya. Mereka dekat dalam pertemanan.
"Pak Prabowo punya hubungan khusus dan hubungan ini menjadikan beliau dekat dengan pak Adnan (almarhum)," ujarnya.
Muzani menambahkan, dengan wafatnya Bang Buyung, bangsa Indonesia telah kehilangan salah satu tokoh terbaik, yang semasa hidupnya memperjuangankan hak asasi manusia dan demokrasi.
"Bangsa Indonesia telah kehilangan atas wafatnya Bang Buyung. Begitu besar jasa beliau, bagaimana beliau memberikan pendekatan hukum, pandangan baru. Beliau pergi, justru dalam keadaan situasi seperti ini (penegakan hukum yang buruk)," katanya.
Pengacara senior Adnan Buyung Nasution meninggal dunia tadi pagi pukul 10.15 WIB setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan. Adnan meninggal setelah menjalani pengobatan sakit jantung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Pulang Nongkrong Ditangkap Polisi, Orang Tua Terdakwa Demo Berharap Bisa Idul Fitri Bersama Anak