Suara.com - Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Junimart Girsang memenuhi janji mendatangi Polda Metro Jaya, Selasa (6/10/2015). Kedatangannya terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap pekerja rumah tangga bernama Toipah yang dilakukan majikannya, anggota DPR Fanny Syafriansah atau Ivan Haz dan istrinya, Anna Susilowati.
"Kami berkunjung ke Polda Metro Jaya bertemu kapolda dan direktur kriminal umum dalam rangka untuk mencari informasi tentang adanya dugaan pelanggaran hukum dalam bentuk kejahatan yang dilakukan oleh anggota DPR yang berinisial IH (Ivan Haz) dan istrinya," kata Junimart di Polda Metro Jaya.
Junimart didampingi Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad dan anggota Komisi III DPR Wihadi Wiyanto.
Junimart mengatakan kasus ini harus cepat ditangani agar tidak mengganggu proses hukum yang telah berjalan.
"Maka kami dari Mahkamah Kehormatan Dewan harus proaktif menyikapi persoalan ini agar juga kami di mahkamah dewan bisa bersikap secara cepat dan bisa bersinergi dengan PMJ untuk lebih mempercepat kasus ini," katanya.
"Polda Metro Jaya bekerja dari aspek kejahatan, kami dari MKD bekerja dari aspek kode etik," tambahnya.
Junimart mengatakan pimpinan MKD telah menggelar rapat untuk membahas dugaan pelanggaran kode etik dalam kasus tersebut.
"Kemarin kami dalam rapim dengan Pak Dasco dan Surahman sudah memutuskan untuk perkara dalam ini sudah menetapkan dalam tahap penyelidikan tanpa aduan. Kami di MKD langsung memutuskan itu perkara tanpa aduan dan sejak 5 oktober kemarin sampai 13 oktober nanti dalam tahap penyelidikan," katanya.
Berita Terkait
-
Pengacara PRT: Anak Mantan Wapres Ancam Bunuh Korban Jika Kabur
-
Anak Wapres Bantah Menganiaya PRT, LBH APIK: Bohong
-
Anak Mantan Wapres Dilaporkan Aniaya PRT, MKD Cari Info ke Polda
-
PRT Laporkan Anak Mantan Wapres, Polisi Harus Berani Proses
-
PRT yang Laporkan Anak Mantan Wapres Hamzah Haz Masih Trauma
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus