Suara.com - Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Junimart Girsang siang ini, Senin (5/10/2015), akan ke Polda Metro Jaya.
Tujuannya, untuk mengetahui adanya laporan penganiyaan seorang pekerja rumah tangga (PRT) oleh Anggota Fraksi PPP Fanny Syafriansah alias Ivan Haz, putra Mantan Wakil Presiden Hamzah Haz.
"Nanti siang kami ke Polda metro untuk klarifikasi apakah benar ada laporan itu. Kalau benar sudah sejauh mana," kata Junimart di DPR.
Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, komunikasi dengan Polda Metro Jaya ini untuk mengetahui informasi yang beredar, yang menyebut Ivan melakukan tindakan pengainayaan terhadap PRT-nya.
Ivan dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh PRT-nya sendiri pada Kamis (1/10/2015).
Menurut Junimart, dengan informasi dari Polda MetroJaya ini, nantinya MKD bisa bersikap bila ada dugaan pelanggaran kode etik dari kasus tersebut.
"Ini supaya kami, MKD, bisa bersikap masalah kode etik. Tentu kita tidak mau informasi yang beredar di luar tidak sesuai fakta," ujar dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR
-
Lantai Dapur Ambrol ke Sungai, Warga Kutawaringin Ditemukan Tak Bernyawa Usai 4 Hari Pencarian