Suara.com - Hasil survei lembaga Saiful Mujani Research and Consulting menunjukkan 51,7 persen responden menyatakan puas dengan kinerja satu tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Sedangkan tidak puas 45,4 persen," ujar Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan dalam jumpa pers tentang Kinerja Presiden Joko Widodo Evaluasi Publik Nasional Setahun Pemerintahan di Cikini, Jakarta, Selasa (20/10/2015).
Menurut dia persentase publik yang puas pada kinerja pemerintahan Jokowi hampir sama dengan perolehan suara pada Pemilihan Presiden 2014 yakni 53 persen.
Sedangkan keyakinan masyarakat terhadap kemampuan Jokowi memimpin lebih baik mencapai 62 persen. Jumlahnya lebih banyak bila dibandingkan dengan yang meragukannya.
"Meski keyakinan ini tidak sangat setinggi ketika Jokowi dilantik (75 persen), posisi pada Oktober ini lebih baik dibanding keyakinan masyarakat pada bulan Juni sebesar 50 persen," katanya.
Survei dilakukan sejak 6 Oktober 2015 hingga 13 Oktober 2015 di seluruh provinsi.
"Sampel random multi tahap dengan 1.220 responden dengan margin error 3.1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan data valid yang dianalisis 1.027 orang," tuturnya.
Djayadi menuturkan proses pengambilan sampel diambil segi gender, etnis, status sosial, agama, pendidikan, pendapatan, demografi, umur, dan partai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123