Suara.com - Sedikitnya 41 orang tewas dalam tabrakan antara bus dan truk gandeng di Puisseguin, Gironde, Prancis, Jumat (23/10/2015) waktu setempat. Delapan orang terluka dalam kecelakaan tersebut.
Tabrakan terjadi di sebuah tikungan dekat kawasan Puisseguin, sekitar 60 kilometer sebelah timur Bordeaux. Setelah bertabrakan, keduanya terbakar. Sebagian besar korban tewas adalah penumpang bus yang merupakan kaum lansia. Seorang korban yang tewas di truk masih berusia kanak-kanak.
Bus yang bertabrakan membawa sekitar 50 penumpang lansia dari kawasan pedesaan Petit Palais menuju Bearn. Tabrakan terjadi hanya beberapa menit setelah bus berangkat.
Pengemudi truk gandeng tewas bersama seorang bocah lelaki yang diperkirakan masih berusia 3 tahun. Sementara itu, pengemudi bus selamat setelah dirinya berhasil meloloskan diri dari pintu depan.
Seorang sumber dari tim penyidik kepolisian mengatakan, tabrakan diduga terjadi akibat truk yang mengambil jalur dari arah berlawanan saat berbelok di tikungan.
Kecelakaan tragis ini mendapat perhatian dari Presiden Prancis, Francois Hollande. Hollande, sebagaimana dikutip Reuters, mengaku amat sedih atas tragedi yang terjadi. Perdana Menteri Prancis Manuel Valls pun menyempatkan datang ke lokasi terjadinya kecelakaan.
Kecelakaan ini merupakan yang terburuk di Prancis dalam 33 tahun terakhir. Pada bulan Juli 1982, sebanyak 53 orang, sebagian besar anak-anak, tewas dalam kecelakaan bus di Burgundy. (Reuters)
Berita Terkait
-
Profil Bupati Pandeglang: Lantik Tersangka Pidana Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli Hukum
-
Kaca Pecah, Bus Transjakarta Ditabrak Sesama Armada di Depo Kampung Rambutan
-
Apa Penyebab Motor Pedro Acosta Lumpuh? Mesin Hidup tapi Hilang Tenaga dan Bikin Alex Marquez Crash
-
Kronologis Dua Pesawat Tempur Amerika Serikat Tabrakan di Udara
-
DPR Soroti Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Singgung Perlintasan Liar hingga Sistem Sinyal
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim