Suara.com - Sejumlah pakar intelijen Amerika Serikat mengungkap adanya "kilatan panas" pada foto-foto satelit di tempat dan waktu yang bersamaan dengan jatuhnya pesawat Kogalymavia atau Metrojet milik Rusia di Sinai, Mesir.
Pejabat pertahanan senior AS mengatakan, satelit infra merah Amerika Serikat menangkap kilatan panas besar di atas kawasan Sinai di waktu yang bersamaan dengan jatuhnya pesawat jenis Airbus321 tersebut.
Berdasarkan sejumlah analis, foto-foto yang dijepret oleh satelit mengesampingkan kemungkinan pesawat jatuh akibat dihantam rudal. Namun, foto itu justru mendukung teori bahwa pesawat meledak akibat bom.
"Spekulasi yang menyebut bahwa pesawat ini jatuh dihantam rudal sudah ditepikan," kata pejabat tersebut kepada NBC.
Pejabat yang menolak disebut namanya itu mengatakan, satelit AS bisa saja menangkap jejak panas rudal. Namun, nyatanya jejak semacam itu tidak ada.
Sebaliknya, satelit menangkap kilatan ledakan di atas Sinai, tepat pada saat pesawat jatuh. Pejabat itu menyebut, pesawat pecah pada ketinggian tertentu saat terjadi ledakan.
Sementara itu, berdasarkan laporan yang beredar, ada temuan terbaru di seputar pemeriksaan rekaman suara kokpit pesawat. Disebutkan, ada suara-suara yang tak biasa terdengar dalam penerbangan normal, sesaat sebelum pesawat jatuh.
Situasi darurat tersebut terjadi secara tiba-tiba. Para kru terkejut dan tidak sempat mengirim sinyal darurat kepada pusat pengendali lalu lintas udara. (Mirror)
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat