Suara.com - Peneliti dari Public Virtue Institute Resa Tema Putra mengatakan kualitas demokrasi Indonesia akan sangat ditentukan kualitas kepala daerah.
"Sebulan lagi pilkada, tepatnya 9 Desember 2015, yang dilakukan secara serentak di sembilan provinsi dan 260 kota atau kabupaten," kata Putra saat konferensi pers di gedung Komisi Pemilihan Umum, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/11/2015).
Putra mengatakan pilkada tahun ini dilakukan secara serentak dan ini yang pertama kali dalam sejarah Indonesia.
Putra menjelaskan Koalisi Kawal Pilkada yang terdiri dari KawalPilkada.id, Code4Nation, ICW, Perludem, Turun Tangan, DSI, JPRR, Public Virtue Institute, Indorelawan, dan Change.org akan memantau pelaksanaan pilkada serentak untuk memastikan rekam jejak calon kepada daerah.
Putra berharap pilkada berjalan bersih sehingga menghasilkan kepala daerah yang bersih pula.
"Proses pilkada penting untuk dikawal dan semua elemen harus berpartisipasi," kata Putra.
Koalisi Kawal Pilkada akan mendorong masyarakat untuk menggunakan hak pilih sekaligus mengawasi jalannya pesta demokrasi 9 Desember.
"Pilkada bersih akan menjadikan pijakan penting untuk perbaikan kualitas demokrasi di Indonesia," ucap Putra. (Muhamad Ridwan)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam