Suara.com - Supir taksi Pratama nomor polisi B 1604 CTB bernama Nibras (58) ditemukan meninggal dunia di dalam taksi di Matraman, Menteng Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2015) sekitar pukul 04.30 WIB.
Jasad korban pertamakali ditemukan rekan Nibras bernama Wartono (53). Awalnya, Wartono sedang mencari-cari Nibras untuk diajak salat berjamaah.
"Mereka biasa salat bareng. Temannya nyariin dia, akhirnya ketemu di dalam mobil taksi yang mesinnya masih nyala," kata Kepala Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohamad Iqbal, Rabu (11/10/2015).
Menurut keterangan saksi, sebelum ditemukan meninggal dunia, Nibras sempat berbicara melantur kepada rekannya.
"Mulai tadi malam sudah mengeluh nggak enak badan. Kemudian ngomong pengen naik haji, begitu terus diulang-ulang," kata Iqbal.
Jenazah Nibras kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, untuk visum.
"Dugaan sementara korban meninggal karena sakit, karena tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Tapi penyebab kematian terus kita selidiki," kata Iqbal.
Tag
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran
-
DPR Bersiap Sahkan RUU Polri Hari Ini, Keputusan Final Ditentukan di Paripurna
-
Jual Mobil Demi Keliling Dunia, Pesepeda Wanita Iran Ini Ungkap Rahasia Bahagia Lewat 'Slow Life'
-
Ayatollah Mojtaba Khamenei: Rezim Zionis Goyang, Tunggu Beberapa Hari Lagi Berakhir
-
Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026
-
Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan
-
Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel
-
12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim
-
Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal
-
KPK Lebih Dulu Selidiki Kasus Korupsi MBG Sebelum Kejagung Tetapkan Tersangka