Suara.com - Meningkatnya popularitas Adhyaksa Dault dalam survei yang digelar oleh Cyrus Network Research and Consulting berkaitan dengan kandidat calon Gubernur Jakarta dianggap Peneliti LIPI, Syamsudin Haris, cukup mengejutkan.
Survei yang melibatkan sekitar 1.000 warga Jakarta itu menempatkan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era SBY itu di posisi keempat.
"Ini suatu yang mengejutkan, karena kemunculan Adhyaksa Dault sebagai bakal calon belum lama sekali di deklarasikan sudah menempati posisi ke empat," ujar Syamsudin dalam Diskusi Rilis Survei Opini Publik DKI Jakarta, Menteng, Jakarta, Rabu (11/10/2015).
Kendati demikian, kata Syamsudin, tak mudah buat Adhyaksa untuk menyaingi calon incumbent, yakni Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
"Walau Adhyaksa Dault melejit dengan cepat, agak sulit untuk menyaingi Ahok," ucapnya.
“Di satu pihak Adhyaksa punya loyalis, namun populasi pendukung masih relatif kecil," tutur Syamsudin.
Meski begitu, Syamsudin menduga, para pendukung atau pemilih Adhyaksa masuk dalam kategori pemilih tradisional.
"Sedangkan para pemilih yang alami tradisional yang masih mendasarkan pada suku, agama dan ras dalam memilih pemimpin," jelasnya.
Sementara, kata Syamsuddin, pemilih modern yang tidak mendukung Ahok justru terpecah.
"Pemilih jadi Terpecah untuk memilih Risma ataupun Ridwan Kamil," ucap Syamsudin.
Managing Director Cyrus Network Eko Dafid Afianto mengatakan, hasil survei Cyrus Network Adhyaksa Dault berada di posisi empat besar dari simulasi 23 nama calon gubernur yang diuji. Peringkat pertama Ahok dengan angka 40,7 persen, Ridwan Kamil 15,9 persen.
"Di posisi empat Adhyaksa Dault mendapat angka 6,7 persen, hanya terpaut 2,4 persen dari Tri Rismaharani 9,1 persen yang berada di posisi ketiga," katanya.
Eko menambahkan nama Adhyaksa lebih unggul dibandingkan nama-nama yang sudah terlebih dahulu beredar.
"Sebelumnya seperti Nachrowi Ramli mendapat dukungan 5 persen, Biem Benyamin 3, 1 persen, Abraham Lunggana 2,3 persen, Djarot Saiful Hidayat 1,3 persen dan Sandiaga Uno mendapat dukungan 0,3 persen," katanya.
Eko mengatakan survei ini dilaksanakan 27 Oktober hingga 1 November 2015 dengan melibatkan 1.000 responden yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta, kecuali Kepulauan Seribu.
"Penarikan responden dilakukan dengan teknik multistage random sampling, dengan peluang kesalahan (margin of erorr ) survei ini adalah /+-3. 1 persen," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal