Suara.com - Dari hasil survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) soal Pemilihan Gubernur DKI tahun 2017, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama disebut masih unggul dari semua nama-nama bakal calon yang bermunculan. Ia mendapat perolehan dukungan 23,5 persen.
Ketika menanggapi hal tersebut, lelaki yang biasa disapa Ahok itu bahkan bertanaya-tanya apakah survei yang dilakukan SMRC pada bulan Agustus 2015 lalu benar atau tidak.
"Menurut saya kalau hasil survei, kalau surveinya bener ya (bagus). Tapi saya nggak tahu (surveinya) benar apa nggak," ujar Ahok usai menghadiri acara di Hotel Millenium, Jalan Fachrudin, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2015).
Ahok hanya meyakini, kalau dirinya terus bekerja dengan jujur dan berpihak kepada rakyat, maka warga Jakarta pasti akan memilihnya kembali di Pilgub 2017 mendatang.
"Kalau kamu jadi pejabat, kamu jujur nggak terima suap, kamu adil nggak berpihak sama siapaun, mislanya Nabi Muhammad lah, kalau kamu sidiq, fatonah dan amanah pasti masyarakat pilih," kata Ahok.
Dari hasil survei tersebut, Ahok masih unggul jauh dari nama-nama seperti Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, politisi Gerindra Sandiaga Uno dan Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana alias Lulung.
Selain itu, nama-nama seperti Wakil Ketua Komisi I dari fraksi Golkar Tantowi Yahya, Presiden Joko Widodo dan mantan presiden PKS Anis Matta pun lewat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan
-
Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji
-
22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa
-
Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!
-
Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia
-
Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal