Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PPP Abraham Lunggana alias Lulung mendukung berjalannya proses hukum terhadap dua anggota DPRD DKI Jakarta yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) oleh Bareskrim Polri. Keduanya adalah anggota DPRD DKI dari Fraksi Hanura Fahmi Zulfikar (FZ) dan anggota DPRD DKI periode 2009-2014 M Firmansyah (MF)
"Biar saja proses hukum itu berjalan dan itu juga kan masih praduga tidak bersalah," kata Lulung dihubungi wartawan, Selasa (17/11/2015).
Menurut Lulung, apabila rekannya itu mau menempuh jalur praperadilan masih bisa untuk membuktikan apakah benar bersalah atau tidak.
"Kalau mereka mau tempuh praperadilan kan masih punya hak juga. Terus prosesnya juga harus lewat pengadilan. Semua harus ada unsur terpenuhi menjadi tersangka dalam kasus UPS," jelas Lulung.
Kendati tidak bermaksud menyarankan, imbuh Lulung, tidak salah pula jika Fahmi dan Firmansyah menempuh jalur praperadilan apabila tidak terima atas penetapannya sebagai tersangka kasus UPS oleh Bareskrim Polri.
"Bukan menyarankan ya, tapi sekarang mereka kan sedang menghadapi masalah kayak begini dan kita harus hargai proses hukumnya. Ini kan masih praduga tak bersalah, masih ada jalan yang bisa ditempuh seperti praperadilan," kata Lulung.
"Kalau saya, saya suport aja kepada teman-teman sehingga teman-teman bisa menghadapi apa yang sekarang terjadi, dan kita menghargai semua proses hukum yang ada," tanas Lulung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK