Suara.com - Selama sepekan ini, penyidik Kejaksaan Agung telah memeriksa 60 saksi dari jumlah 120 orang yang dipanggil, dalam dugaan korupsi dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2012-2013.
"Para saksi yang belum bersedia hadir di Kejaksaan Negeri Medan akan dipanggil lagi pada pekan depan," kata Ketua Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (P3TPK) Kejaksaan Agung, Victor Antonius kepada Antara di Kejaksaan Negeri Medan, Jumat.
Para saksi yang dianggap mangkir tersebut, menurut dia, terdiri dari LSM, Ormas, yayasan dan para penerima bantuan sosial (bansos) dari Pemprov Sumut.
Penyidik akan melayangkan pemanggilan kedua terhadap saksi-saksi tersebut, ujarnya.
"Penyidik Kejagung juga akan memanggil puluhan saksi tambahan. Selain dari para saksi-saksi yang tidak bersedia hadir di Kejari Medan," kata Victor.
Penyidik Kejagung juga telah memeriksa saksi Hj. Sutias Handayani isteri pertama Gatot Pujo Nugroho Gubernur Sumut nonaktif di Kejari Medan, Rabu (18/11).
Hj Sutias kepada wartawan mengatakan, bahwa dirinya diajukan sebanyak delapan pertanyaan oleh penyidik.
Namun, ia menjawab, bahwa penggunaan dana bansos yang diterimanya dari Pemprov Sumut digunakan sesuai prosedur.
"Seluruh dana bansos tersebut dapat dipertanggung jawabkan," katanya.
Hj Sutias menyebutkan dirinya diperiksa Kejagung dalam kapasitas sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara yang menerima bansos tahun anggaran 2012-2013.
Dan bansos tersebut, menurut dia, diperoleh dari Pemprov Sumut senilai Rp700 juta, dan telah digunakan sebesar Rp400 juta untuk berbagai kegiatan Dekranasda di daerah itu.
"Sedangkan, sisa dana sebesar Rp300 juta lagi telah dikembalikan ke kas Pemprov Sumut, sesuai dengan laporan keuangan dan kegiatan Dekranasda Sumut," ujar Hj Sutias.
Sebelumnya pada Senin (16/11/2015) telah dilakuan pemanggilan Saksi sebanyak 43 orang untuk dilakukan pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Medan yang terdiri dari 30 Saksi selaku Penerima Hibah Tahun 2013, dan 13 Tim Verifikator pada Bakesbangpol dan Linmas Provinsi Sumatera Utara Tahun 2012 dan Tahun 2013.
Ke-13 Saksi selaku tim verifikator hadir memenuhi pangilan penyidik dan pemeriksaan pada pokoknya mengenai tugas dan kewenangan Tim Verifikator yang hanya melakukan verifikasi administrasi dan tidak melakukan verifikasi faktual di lapangan atas pengajuan pemohon bantuan, serta adanya dugaan penambahan organisasi karena perintah.
Adapun 30 Saksi penerima Hibah tidak hadir tanpa keterangan.
Kejagung telah menetapkan dua tersangka dalam kasus bansos itu, yakni Gatot Pujo Nugroho (Gubernur Sumut nonaktif) dan Eddy Sofyan (Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Provinsi Sumatera Utara). (Antara)
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius