Suara.com - Kepolisian Turki menangkap seorang lelaki Belgia asal Maroko. Dia dicurigai menjadi bagian dari pelaku pemboman Paris, Prancis Pekan lalu yang menewaskan 129 orang.
Lelaki Belgia itu juga dicuriga ikut menjadi 'pejuang' ISIS. Nama lelaki itu adalah Ahmet Dahmani yang berusia 26 tahun.
Dahmani ditangkap di sebuah hotel mewah di kota pesisir selatan Antalya. Kantor Berita Dogan mengutip informasi itu tanpa sumber. Sementara Reuters pun menghubungi pejabat Turki, tapi bungkam.
Dalam laporan berita itu, Polisi Turki juga menangkap dua orang lainnya. Mereka ditangkap di jalan raya. Kecurigaannya, mereka semua ingin bertemu Dahmani dan merencanakan peledakan di Turki.
Keberadaan Dahmani ini sudah dicium polisi. Saat dia terbang ke Antalya. Setelah itu dilacah. Dan keberadaannya diketahui di distrik Manavgat.
Secara terpisah, Turki mendeportasi sekelompok orang Maroko yang ditahan di bandara utama Istanbul pekan ini. Mereka diduga punya keterkaitan dengan ISIS. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan