Suara.com - Pemerintah Belgia, Sabtu (21/11/2015) ini mendadak menaikan status keamanannya dari siaga ke level keamanan yang paling tinggi. Pemerintah menyerukan ke warganya untuk sangat waspada.
Seorang pejabat pemerintah menyatakan warganya untuk tidak berada di kerumunan orang banyak. Sebab Belgia menganggap ada ancaman besar terkait terorisme.
Tingkat keamanan Belgia di level 4. pemerintah pun mengeluarkan pernyataan jika kemungkinan besar teror bom Paris dialami Belgia.
Sebelumnya, Kepolisian Jerman menahan seorang lelaki dan dua perempuan dekat perbatasan Belgia yang diduga terkait dengan serangan teror di Paris yang menewaskan 129 orang.
Kantor berita Jerman DPA mengutip seorang juru bicara kepolisian Aachen yang menyebutkan kalau ada tersangka serangan teror Paris di wilayahnya. Surat kabar lokal Aachener Zeitung mengatakan, polisi telah menangkap tiga tersangka itu dan ditahan di kota Alsdorf, dekat Aachen.
Pasukan polisi Eropa mencari khususnya Salah Abdeslam, 26 tahun, yang namanya disebut oleh kepolisian Prancis sebagai tersangka utama dalam serangan-serangan Paris.
Dari Wina diberitakan bahwa Abdeslam pernah berada di Austria pada September 2015.
Adiknya Brahim Abdeslam, yang meledakkan dirinya sendiri dalam serangan-serangan pada Jumat, diketahui di dalam mobil bersama mereka dan mengatakan berlibur di Austria. Ketiga pria itu diizinkan meneruskan perjalanan mereka setelah pemeriksaan lalu lintas rutin. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz
-
Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi
-
Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita
-
Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?
-
Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR
-
Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!
-
Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM
-
Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz
-
Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis