Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani [suara.com/Nikolaus Tolen]
Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, melaporkan kerugian negara akibat pembangunan terminal baru Bandara Depati Amir senilai sekitar Rp17 miliar ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (24/11/2015).
"Saya datang ke KPK ini untuk minta pertolongan agar menyelamatkan uang negara dan menyelamatkan situasi keselamatan penumpang. Di kampung kami di provinsi Babel, bandaranya sudah hampir kurang lebih tujuh tahun tidak berfungsi ILS-nya (Instrument Landing System)," kata Dayat di KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (24/11/2015).
Dayat mengatakan terhentinya Instrument Landing System bandara mengancam keselamatan penumpang.
"Setelah saya sidak kemarin, saya temukan hampir tujuh tahun senilai kurang lebih Rp17 miliar yang sama sekali tidak bisa digunakan oleh masyarakat Bangka Belitung. Ini sangat menyangkut mengancam keselamatan penumpang," katanya.
Dayat mengatakan kedatangannya ke KPK mewakili Bangka Belitung. Laporan ke KPK, katanya, merupakan bagian dari pengawasan pembangunan di daerah.
"Saya datang ke KPK ini untuk minta pertolongan agar menyelamatkan uang negara dan menyelamatkan situasi keselamatan penumpang. Di kampung kami di provinsi Babel, bandaranya sudah hampir kurang lebih tujuh tahun tidak berfungsi ILS-nya (Instrument Landing System)," kata Dayat di KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (24/11/2015).
Dayat mengatakan terhentinya Instrument Landing System bandara mengancam keselamatan penumpang.
"Setelah saya sidak kemarin, saya temukan hampir tujuh tahun senilai kurang lebih Rp17 miliar yang sama sekali tidak bisa digunakan oleh masyarakat Bangka Belitung. Ini sangat menyangkut mengancam keselamatan penumpang," katanya.
Dayat mengatakan kedatangannya ke KPK mewakili Bangka Belitung. Laporan ke KPK, katanya, merupakan bagian dari pengawasan pembangunan di daerah.
Komentar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan