Suara.com - Sebanyak 90 unit bus sekolah di DKI Jakarta dikerahkan untuk melayani penumpang akibat mogok massal yang dilakukan sebagian besar sopir angkutan umum Metromini.
"Mulai beroperasi hari ini. Setiap terminal ada 10 bus yang disediakan," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Angkutan Sekolah Dinas Perhubungan M. Wildan Anwar di Jakarta, Senin (21/12/2015).
Ia mengatakan hal ini juga bertepatan dengan libur siswa sekolah sehingga tidak akan mengganggu pelayanan bus-bus berwarna kuning ini.
"Untuk sementara pakai bus sekolah dulu. Total kami ada 130 unit bus sekolah yang siap dikerahkan," kata Wildan.
Ia mengatakan pelayanan bus sekolah ini bersifat fleksibel yang akan siap dikerahkan ke titik penumpukan penumpang terbanyak.
Petugas dari Dinas Perhubungan, personil TNI dan polisi juga telah dikerahkan ke sejumlah terminal di Ibu Kota.
Sedangkan petugas Dinas Perhubungan dikerahkan untuk pengamanan dan pengendalian.
"Barangkali ada hal-hal tidak terduga di lapangan yang harus ditangani. Misalnya anarkisme atau teror dari pihak-pihak tidak bertanggungjawab," kata dia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!