Suara.com - Aktivitas di Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) masih berjalan normal. Belum ada dampak semburan debu vulkanik Gunung Soputan yang terdapat di perbatasan Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa Selatan itu.
"Sampai saat ini aktivitas di Bandara Samrat masih berjalan seperti biasa. Belum dipengaruhi oleh semburan debu vulkanik," kata General Manager Angkasa Pura I Bandara Samrat Manado Halendra Waworuntu di Manado, Selasa (5/1/2016).
Dia mengatakan penumpang tidak perlu khawatir karena penerbangan semua maskapai masih berjalan normal dari dan menuju Manado.
Sebelumnya, General Manager Garuda Indonesia Manado Deddy Irawan mengatakan penerbangan maskapainya masih berjalan normal. Sebab debu vulkanik Gunung Soputan hanya menutupi udara yang dilintasi pesawat.
Abu tidak menutupi aerodrome atau bandara jadi untuk approach dan landing dipandu oleh ATC. Sehingga bandara tidak ditutup.
Awan panas letusan yang keluar dari puncak gunung, dengan jarak luncuran mencapai 2.500 meter mengarah ke tenggara timur laut. Tinggi debu letusan mencapai 6.500 meter dengan warna kelabu tebal kemerahan ke arah barat daya.
Sementara itu Gunung Soputan mulai meletus pertama kali pada Senin (4/1/2016) pada pukul 20.53 WITA. Soputan kembali meletus pada Selasa pagi ini sekitar pukul 06.38 WITA. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!