Suara.com - Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, memuntahkan lava pijar yang terpantau dari pemukiman warga berjarak belasan kilometer dari puncak gunung api tersebut.
Berdasarkan pantauan di Tomohon, Selasa (3/2/2015), sekitar pukul 05.00 WITA, guguran lava berwarna kemerahan tampak jelas dari jembatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan.
Tampak di sekitar daerah luncuran lava muncul warna berpendar kemerahan yang dapat dilihat dengan mata telanjang. Cukup banyak warga yang menonton dan mengabadikan peristiwa vulkanik tersebut.
"Mungkin ini masih ada kaitan dengan letusan yang terjadi pada Senin subuh kemarin. Aliran lava pijar masih tampak jelas menuruni lereng," kata Fentje, warga Amurang yang diwawancarai saat mengabadikan peristiwa tersebut dengan kamera telepon genggam.
Petugas pos pengamatan gunung api Soputan Asep ketika dikonfirmasi membenarkan hal itu.
"Dari data yang dikumpulkan sejak pukul 00.00-06.00 WITA, secara visual masih tampak sinar api dengan jarak luncuran 500 meter ke arah barat," katanya.
Hingga Selasa pagi ini, kata dia, tidak terjadi aktivitas letusan, namun kegempaan dan tremor masih terekam.
Gunung Soputan kembali meletus pada Senin (2/2) pukul 01.22 Wita dengan ketinggian letusan mencapai 3.500 meter. Pada 6 Januari 2015, gunung tersebut juga mengalami erupsi dua kali.
Tag
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah
-
Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang
-
BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030